Kumpulan informasi yang bermanfaat untuk masyarakat Indonesia

Jumat, 04 Agustus 2017

Tiga Tahun Menkominfo Rudiantara, Seperti Apa Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia?

Oktober 2017 mendandai tahun ketiga pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Di sektor teknologi, Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) diamanahkan membangun jalan tol informasi yang merata hingga ke pelosok Nusantara.

Target itu dirumuskan melalui beberapa program yang telah, sedang, dan hendak dijalankan. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan semuanya dimulai dari pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

“Saat ini kami sedang membangun Indonesia Sentris. Semua dimulai dari IT, khususnya 4G,” kata dia, Selasa (17/10/2017), pada Konferensi Pers Capaian 3 Tahun Presiden Jokowi-JK, di Kantor Staf Presiden, Jakarta.

Pada 2015, Kominfo menata ulang alias refarming frekuensi dan meluncurkan jaringan internet generasi keempat (4G) di pengujung tahun. Kominfo optimis, jaringan 4G mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui inovasi-inovasi digital.

Baca: Mesin Sensor Internet Kominfo Ditargetkan Beroperasi Januari 2018

Pada 2016, jaringan 4G diperluas hingga mencakup 58 kabupaten/kota. Ini berkat gencarnya pembangunan base transceiver station (BTS) yang totalnya tercatat 25.997 unit kala itu.

Tahun ini, pada peringatan HUT Kemerdekaan RI, Kominfo meresmikan 17 BTS 3G berfitur 4G di Desa Tude, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Secara total, ada 55.701 BTS yang dibangun sepanjang 2017. Alhasil, 297 kabupaten/kota bisa menikmati kemudahan komunikasi dengan jaringan 4G.

Teknisi jaringan PT Telkomsel melakukan perawatan BTS di kawasan perkebunan Kampung Ciarileu, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (9/8/2017). PT Telkomsel menyiapkan 150 BTS teknologi broadband 4G dan lebih dari 700 BTS 3G/2G untuk memenuhi kebutuhan komunikasi hingga pelosok daerah guna kemudahan akses informasi para petani dalam menunjang usaha, membuka peluang bisnis dan membangkitkan perekonomian desa. ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra/ama/17
Teknisi jaringan PT Telkomsel melakukan perawatan BTS di kawasan perkebunan Kampung Ciarileu, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (9/8/2017). PT Telkomsel menyiapkan 150 BTS teknologi broadband 4G dan lebih dari 700 BTS 3G/2G untuk memenuhi kebutuhan komunikasi hingga pelosok daerah guna kemudahan akses informasi para petani dalam menunjang usaha, membuka peluang bisnis dan membangkitkan perekonomian desa. ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra/ama/17(ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)
Untuk mendorong peningkatan layanan, pemerintah pun melelang frekuensi 2.1 GHz dan 2.3 GHz ke para operator selular. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) baru saja ditetapkan sebagai pemenang lelang untuk frekuensi 2.3 GHz dengan nilai tawar Rp 1,007 triliun. Angka itu jauh di atas harga dasar yang dicanangkan Kominfo, yakni Rp 336,720 miliar.
Baca: Telkomsel Menangi Lelang Frekuensi 2.300 MHz Rp 1 Triliun

Selanjutnya, pekan depan akan dilangsungkan penyerahan dokumen permohonan untuk frekuensi 2.1 GHz. Telkomsel tak bisa lagi mengikuti lelang ini, sehingga operator lain seperti Hutchison 3 Indonesia, Indosat, XL Axiata, dan Smart Telecom yang berkesempatan memenangkannya.

Frekuensi 2.1 GHz dan 2.3 GHz dapat menambah kapasitas jaringan di kota-kota besar. Tak cukup sampai di situ, pemerintah menargetkan pemerataan layanan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

“BTS yang kami bangun juga akan memperkuat jaringan komunikasi di pos lintas batas. Kalau Menhub membangun bandara-bandara baru di sejumlah wilayah, jaringan telekomunikasi dan internet yang kuat juga harus dibangun di wilayah tersebut”, Rudiantara menuturkan.

Tersisa dua tahun masa kerja pemerintahan Jokowi-JK, apa target Kominfo hingga 2019? Melalui program Palapa Ring dan perluasan jaringan internet generasi keempat, Kominfo optimis seluruh ibu kota kabupaten/kota di Tanah Air bakal terhubung jaringan broadband.

Tiga Tahun Menkominfo Rudiantara, Seperti Apa Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mankoz

0 komentar:

Posting Komentar